Hari ini, Direktur Badan Investasi Nasional di bawah Presiden Republik Kyrgyz, Farhat Iminov, mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Kyrgyz, Leslie Vigueri.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas keadaan terkini dan prospek iklim investasi di Kyrgyzstan, serta potensi untuk pelaksanaan proyek bersama. Perhatian khusus diberikan kepada inisiatif investasi Amerika yang sudah ada di negara tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, contoh konkret kerjasama praktis dibahas, termasuk pelaksanaan proyek "Makmal - Karakol" dalam kerangka "sandbox proyek" yang melibatkan konsorsium All American Rail Group Global Infrastructure Partner LLC dan perusahaan milik negara Kyrgyz Temir Zholu. Proyek ini memiliki arti strategis untuk memperkuat potensi transit negara.
Duta Besar menyatakan ketertarikan untuk mengembangkan kemitraan lebih lanjut dan menekankan pentingnya dukungan dalam menyederhanakan masalah prosedural yang terkait dengan menjalankan bisnis dan pelaksanaan proyek.
Perhatian khusus dalam pertemuan tersebut juga diberikan kepada bidang ekonomi digital dan cryptocurrency. Dikatakan bahwa pada tahun 2022, Kyrgyzstan telah mengesahkan Undang-Undang "Tentang Aset Virtual", yang mengatur bidang cryptocurrency. Pada akhir tahun 2024, perputaran cryptocurrency di negara ini mencapai 7 miliar dolar AS. Kyrgyzstan dianggap sebagai salah satu pelopor di Asia Tengah dalam pengembangan teknologi blockchain, penambangan, kecerdasan buatan, dan aset digital.


