Kepala Badan Nasional Investasi yang berada di bawah Presiden Republik Kyrgyz, Ravshanbek Sabirov, bertemu dengan perwakilan perusahaan Turki "TANFER" dan Wakil Presiden Federasi Tinju Turki, Ketua Dewan Direksi Mehmet Tanfer.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas perluasan kerjasama investasi antara Republik Kyrgyz dan Republik Turki, perbaikan iklim investasi di negara tersebut, serta pelaksanaan proyek-proyek bersama di bidang prioritas.
Ravshanbek Sabirov menekankan bahwa menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi investor di Republik Kyrgyz adalah salah satu prioritas kebijakan negara, dan Badan Nasional Investasi siap untuk mendampingi proyek investasi secara komprehensif serta memberikan semua dukungan yang diperlukan kepada investor.
Peningkatan iklim investasi di Republik Kyrgyz, penciptaan kondisi yang nyaman untuk berbisnis, dan menarik investasi asing langsung sedang dilakukan secara sistematis. Kami memberikan perhatian khusus untuk mendukung proyek-proyek yang memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi negara, memperkenalkan teknologi modern, dan menciptakan lapangan kerja baru. Kami tertarik untuk lebih memperluas kerjasama investasi dengan Republik Turki.
— Ravshanbek Sabirov
Sementara itu, perwakilan Republik Turki memperkenalkan proposal investasi untuk pelaksanaan Program Keamanan Biologis Nasional di Republik Kyrgyz.
Total nilai proyek ini mencapai 116,3 juta USD dan bertujuan untuk menarik investasi asing langsung. Dalam pelaksanaannya, direncanakan untuk menciptakan hingga 1.600 lapangan kerja baru. Selain itu, biaya pembangunan infrastruktur yang diperlukan, pengadaan, dan operasional proyek akan sepenuhnya dibiayai oleh dana investor sendiri.
Dalam pertemuan tersebut, aspek teknis dan organisasi proyek dibahas, serta disepakati untuk bersama-sama mempertimbangkan kemungkinan pelaksanaannya dengan melibatkan lembaga pemerintah yang kompeten, serta memperdalam kerjasama investasi dan melaksanakan proyek-proyek yang saling menguntungkan.






