Hari ini, 21 April, Kepala Badan Nasional untuk Investasi di bawah Presiden Republik Kyrgyz, Ravshanbek Sabirov, mengadakan pertemuan dengan perwakilan dari Guipai Holding Group, Hunan Jingwei Real Estate Development Co., Ltd. dan "Investfond Tengri Invest" LLC dari Republik Rakyat Tiongkok.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas isu-isu kerjasama di bidang konstruksi, pengembangan properti, dan pelaksanaan proyek infrastruktur di Republik Kyrgyz. Selain itu, proyek-proyek untuk menarik investasi dalam pembangunan perumahan, pengembangan kompleks perkotaan modern, serta pengembangan infrastruktur teknik dan sosial juga dibahas.
Selama proses negosiasi, perusahaan-perusahaan tersebut mencatat bahwa mereka telah memasuki tahap praktis dan telah melakukan investasi awal pada sejumlah lahan dalam kerangka proyek yang sedang dikembangkan. Mereka menyatakan minat untuk melaksanakan proyek di Kyrgyzstan dan meminta perhatian khusus pada perlindungan hukum investasi, keberlanjutan bisnis, dan kondisi yang diperkirakan sebelumnya, serta jaminan pemerintah.
"Republik Kyrgyz memberikan jaminan hukum untuk perlindungan investasi dan kondisi yang sama untuk semua investor. Kami terus melakukan upaya untuk menciptakan lingkungan investasi yang terbuka dan berkelanjutan, serta mendampingi di semua tahap pelaksanaan proyek," kata Ravshanbek Sabirov.
Perwakilan perusahaan mencatat bahwa mereka memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman di bidang properti dan produksi industri, serta aktif berpartisipasi dalam proyek internasional, termasuk proyek dalam kerangka inisiatif 'Satu Sabuk - Satu Jalan'.
Pada akhir pertemuan, kedua belah pihak menyatakan minat untuk lebih mengembangkan kerjasama dan sepakat untuk melanjutkan pengembangan inisiatif investasi bersama.





