Hari ini, 25 Februari, di Badan Nasional Investasi yang berada di bawah Presiden Republik Kyrgyz, telah berlangsung pertemuan dengan delegasi bisnis Jepang. Pertemuan ini bertujuan untuk mengembangkan kerjasama ekonomi bilateral dan memperluas interaksi investasi.
Dalam proses pembicaraan, dibahas arah prioritas kerjasama dan proyek investasi yang menjanjikan. Pihak Jepang diberikan informasi mengenai iklim investasi negara, mekanisme dukungan pemerintah untuk investor, insentif pajak dan hukum, serta jaminan perlindungan modal.
Perhatian khusus diberikan pada sektor-sektor utama ekonomi seperti energi, infrastruktur, industri, kompleks agroindustri, dan transformasi digital. Informasi juga disampaikan mengenai reformasi yang bertujuan untuk meningkatkan lingkungan bisnis dan menciptakan kondisi yang transparan bagi investor.
Ahli dari Japan International Cooperation Agency (JICA) menyoroti potensi investasi Republik Kyrgyz, lokasi geografis yang menguntungkan, dan peluang akses ke pasar regional. Mekanisme pelaksanaan proyek investasi dan instrumen dukungan institusional dijelaskan.
Sebagai hasil dari pertemuan, kedua belah pihak menegaskan ketertarikan untuk lebih mengembangkan kerjasama dan sepakat untuk melanjutkan dialog mengenai inisiatif investasi konkret.








